October 10, 2014

Sebulan Jajal Food Combining, Apa Hasilnya?

"Orang kurus kayak kamu itu justru harusnya lebih waspada. Mereka yang gampang gemuk punya alarm untuk atur pola makannya ketika berat badan mulai berlebih. Untuk kamu yang susah gemuk pasti akan merasa tenang makan apa saja. Baru nanti waktu tua kebingungan kok kadar kolestrol dan tensi lebih tinggi dari mereka yang gemuk."
Suatu ketika seorang sahabat, yang sayangnya saya lupa siapa, kurang lebih mengatakan hal seperti ini pada saya. Saat itu kami sedang berkumpul dan membahas betapa beruntungnya orang macam saya yang tidak perlu waswas makan terlalu nggragas. Cetaar! Rasanya kayak dislepet pakai sarung dan tetiba air muka saya langsung muram terngiang-ngiang hal tersebut.

Ah, yang benar orang kurus juga rentan kena kolestrol tinggi dan penyakit lain - sebut saja, hipertensi?

Pencarian saya berlanjut dengan bertanya kepada teman-teman dokter dan membaca berbagai sumber di internet. Kesimpulannya, kelaziman orang kurus dan gemuk dalam hal kadar kolestrol tinggi tidak jauh beda. Sama aja paparannya. Ini cukup masuk akal. Saya tidak pernah merasa khawatir makan apapun yang berlemak, bahkan ada masanya saya senang betul dengan junkfood dan daging merah olahan. Olahraga jarang, dulu cuma seminggu sekali saat jam olahraga di sekolah. Saat kuliah lebih jarang lagi. Dan memang, saya tidak pernah menjadi gemuk. Sejak SMP berat badan saya konsisten di bawah 50 kilogram dengan tinggi 163 cm. Underweight cuy! Kalaupun naik hanya 2-3 kilogram. Jika pola makan saya kendor sedikit akibat banyak kerjaan atau sedang tidak nafsu, berat badan akan kembali ke awal. "Dimulai dari nol Bu..." *menghela napas karena gagal gendut

October 02, 2014

Riuhnya Prau di Akhir Minggu

Berhenti sejenak di pos 3 sambil lihat kepulan debu yang dihasilkan pendaki yang menuruni lereng Prau
(journalkinchan)
Setelah membuat posting panjang mengenai keresahan saya saat mendaki Gn. Prau beberapa waktu lalu, tidak afdol rasanya jika tidak memposting foto-foto saat mendaki dan mencari matahari terbit di sini. Karena malas  tidak keburu mengeluarkan kamera DSLR untuk memotret (lebih praktis jepret pakai Go Pro -.-) maka tidak banyak foto yang saya hasilkan. Karena itulah saya meminta izin pada Lingga Binangkit, seorang teman yang mendaki bersama juga, agar ia mengizinkan beberapa fotonya dimuat di blog ini. Dan berhasil, yes! Haha. Oh iya, Lingga ini meski lumayan baru di dunia fotografi tapi hasilnya foto-fotonya ciamik dan ga kalah dengan fotografer yang udah malang melintang belasan tahun. Sayangnya satu foto startrail bikinan dia lupa belum saya minta, lagipula penuhnya tenda di puncak Prau saat itu bikin foreground foto jadi nggak oye. Gaya yah, padahal bukan saya juga yang foto :))  Akhirnya saya dapat foto startrail bikinan Lingga!