December 26, 2010

Lucid Dream, Pengatur Mimpi!

Mimpi saya tadi malam, termasuk lucid dream yang paling sempurna diantara lucid dream yang pernah saya alami sebelumnya. Belum bisa atur alur, baru bisa atur diri sendiri. Saya ada di Jakal bawah (dekat karangwuni) naik sepeda,dikejar dua orang. Saya menggeh-menggeh naik sepeda, tiap mau belok atau ganti rute saya sendiri yang atur. Terus saya mikir kalau harus sembunyi, dan saya buat di depan ada kandang sapi (goblok! kenapa kandang sapi, mambu..) terus sembunyi di sana. Dan kok ya kayak film, mereka berhenti di depan kandang sapi dan mencari-cari. Saya kemudian lari berbalik arah (masih naik sepeda) di dekat Gading Mas saya bingung, mau belok kanan kan jalannya naik, nanti bisa pelan nggowesnya.. Akhirnya saya belok kiri dan berpikir, saya harus ke tempat aman! Akhirnya berakhirlah di kantor polisi Bulaksumur. Disana saya diinterogasi, blablabla, ada mereka juga. Nah habis ini saya kebangun...

..................kowe ngomong opo sih kin.................

Lucid Dream, mungkin masih asing di telinga teman-teman. Tetapi mungkin juga beberapa teman sudah gape tentang hal ini bahkan sudah profesional melakukannya. Saya sendiri kepikiran menulis tentang ini karena tadi malam saya mengalaminya dengan sempurna!

Lucid Dream secara harafiah diartikan sebagai 'Mimpi Cerah', yaitu keadaan dimana kita sadar ketika bermimpi dan mimpi terus berlanjut. Jadi kita tahu kalau kita sedang tidur dan bermimpi, bahkan di tingkat yang lebih tinggi, kita bisa mengatur dan menjelajahi mimpi!
Ini bukan mistis sama sekali, malah sudah dilakukan penelitian ilmiah. Para biksu di Tibet sudah mendokumentasikan tentang kebiasaan mereka tetap berpikir dan terjaga ketika badan beristirahat pada abad ke-8. Caranya dengan meditasi, dan banyak juga dilakukan di bagian negara lain. Menurut Wikipedia, peradaban tua di India, Jepang, dan Amazon juga mengenal Lucid Dream, tapi dalam tingkatan yang lebih tinggi, yaitu Out of Body Experience (sering disebut perjalanan Astral) dimana kita tidak hanya sadar dalam mimpi, tapi bisa keluar dari tubuh fana (fisik kasar) dan berjalan-jalan di alam nyata!

Lucid Dream bisa dialami oleh semua orang, asalkan banyak latihan dan membiasakan diri untuk tidak takut. Mau mencoba?
(cara mengingat mimpi ini saya ambil dari kaskus.us dari banyak thread tentang Lucid Dream)
Pertama-tama adalah biasakan untuk mengingat mimpi dan mencatatnya. Awalnya memang sangat susah. Saya juga begitu, tapi saya bertekad bisa Lucid Dream. Akhirnya lama-lama saya bisa mengingat mimpi. Awalnya hanya samar, kemudian detil lingkungan mimpi, sampai alur mimpi... Kenapa harus membiasakan diri mengingat mimpi? Katanya, kita jalinan antara diri kita dan alam bawah sadar/alam mimpi akan semakin erat kalau kita sering mengingat mimpi.
Kedua, ingat-ingat dan berkonsentrasilah pada hal-hal yang kalian inginkan terjadi saat kalian bermimpi. Lakukan sebelum tidur.
Ketiga, lakukan metode Wake-Back-to-Bed, yaitu terbangun ketika belum cukup tertidur dan segera tidur kembali. Bisa pake alarm buat mbangunin beberapa jam lebih awal sebelum waktu bangun yang seharusnya.

Setelah ini berdasarkan pengalaman saya sendiri yaa...
Biasanya kalau lagi pingin dapat Lucid Dream saya akan selalu mengingat-ingat apa yang ingin saya impikan. Misal, dalam mimpi saya pingin jalan-jalan jauh. Tetapi saya lebih sering ber-Lucid Dreaming tanpa disengaja, tahu-tahu udah disetting aja lingkungan mimpinya, saya tinggal kendalikan tubuh saya. Kalau di Lucid Dream disengaja (saya jarang bisa T.T) kita bisa kendaliin mimpi sepenuhnya. Tapi saya belum bisa :(

Kalau udah mulai menutup mata dengan relaks (biasanya 7 menitan) saya memvisualisasikan apa yang saya bayangkan tanpa buka mata. Hal ini dilakukan untuk membuat otak tetap terjaga sementara syaraf motorik 'dimatikan' oleh tubuh. Tapi saya suka ga sadar disini kalau udah mau masuk ke tahap selanjutnya.

Setelah itu, saya pasti tindihan (sleep paralysis). Tindihan adalah salah satu tahap utama kalau mau Lucid Dreaming. Tindihan sering dikaitkan dengan hal mistis, seperti merasa ditindih, tidak bisa bergerak, merasa ada orang lain di kamar, suara-suara yang berisik, dan sesak napas. Padahal hal ini terjadi karena saat syaraf motorik kita sudah istirahat, otak dan indera jadi lebih peka. Antara alam mimpi dan nyata bercampur dan menghasilkan 'visualisasi' yang mengerikan seperti tadi. Saat ini mata kita bisa saja bergerak-gerak cepat, terbuka setengah tapi tidak bisa terbuka seluruhnya, pokoknya berasa mau mati.

Di sini biasanya orang justru panik, dan pingin kebangun. Padahal kalau kita tetap relaks dan lanjut, selanjutnya kita bisa masuk ke tahap lucid dream. Ada yang bisa merasakan saat masuk ke terowongan gelap sebelum lucid dream, tapi saya lebih sering tau-tau hap! udah di mimpi. Selanjutnya tinggal semau kita mau kayak apa kontrol mimpinya.

Btw sehubungan dengan mimpi saya tadi, seperti mimpi biasa ya? Tapi sadar ngga, kalo di mimpi biasa kita ngga akan bisa kendaliin diri dan lingkungan mimpi, pasti tahu-tahu muncul di tempat lain! Trus tau-tau ada teman kita melakukan hal aneh, atau tau-tau melihat kucing berwarna ungu... Di lucid dream kita sadar, sehingga bisa memfilter informasi dan mengatur mana yang seharusnya tidak mungkin terjadi di dunia nyata...

Terus, kenapa tertarik belajar Lucid Dream? bagi orang-orang yang sering bermimpi buruk dan takut tidur, Lucid Dream adalah alternatif yang tepat. Saya contohnya. Saya dulu seriiing sekali tindihan dan panik sampai ga bisa tidur, tapi sejak tahu bahwa tindihan ga ada hubungannya dengan setan, saya jadi lebih santai... Kedua, Lucid Dream dapat menjadikan kita mampu merasakan hal-hal yang tidak mungkin dirasakan di alam nyata, seperti terbang, lompat langsung mendarat di Kutub Utara, atau dicium sama artis korea. Di mimpi, semuanya mungkin.

Sayangnya, itu cuma mimpi. Sebagus apapun pengalaman kita, itu bukan dunia nyata. Seperti di salah satu adegan Inception ketika Leonardo DiCaprio menemukan ruangan penuh orang yang tertidur dan bermimpi, si penjaga berkata, 'Mereka tertidur terus, tapi mereka sekarang sedang terbangun dari mimpi buruknya.'

Lucid Dream juga bisa meningkatkan kreativitas dan konsentrasi. Ya, semua itu kan dibangun dengan imajinasi, dan kita mengasah imajinasi kita dalam mimpi..

Di atas Lucid Dream, ada astral projection/perjalanan astral/out of body experience. Tahap utamanya juga saat tindihan, saya belum berani coba perjalanan astral. Jadi tubuh kita tetap tertidur, tapi 'tubuh halus' kita keluar dan melayang-layang. Beberapa pengalaman mengatakan kalau mereka sudah bisa berjalan-jalan dan terbang sangat jauh (bahkan ada yang lintas batas alam) dan bertemu banyak makhluk gaib yang seharusnya tidak terlihat.

Teman saya, ferzya farhan, pernah merasakan OBE. tapi baru sampai tahap melayang dan balik badan, dia heran karena melihat dirinya sendiri sedang tidur.
Saya sendiri pernah secara tidak sengaja saat tindihan rasanya ingin sekali bangun! Tiba-tiba saya terbangun dan sudah menggerakkan badan, sudah berdiri, rasanya ringan sekali. Tapi saat akan berbalik, saya ketakutan, dan akhirnya saya terbangun. Saya ngga bisa membuktikan ini mimpi atau benar-benar OBE. Oke, ini sudah mulai mistis rupanya. Hahaha.

Beberapa orang yang tidak percaya kalau mereka sudah melakukan perjalanan astral atau sekedar mimpi. Akhirnya mereka mencoba hal ini, saat tidur, seorang teman menuliskan sesuatu yang mereka tidak tahu di kertas. Kertas itu ditaruh di atas lemari dan menghadap atas, pokoknya kita ga bisa lihat tanpa terbang atau naik lemari. Kalau bener kita OBE, kita pasti bisa nebak tulisan itu, tapi kalo enggak, ya cuma mimpi... hehehe.
Semua orang punya potensi buat melakukan OBE, tinggal mau melakukan atau tidak.

Menarik ya? Sekaligus ngeri, hehehe.

Mungkin film Inception ide awalnya dari hal ini. Memanipulasi mimpi, tidak perlu punya alatnya, cukup berlatih dan aturlah mimpimu! Ga percaya? Coba saja :)